Thursday, 26 November 2015

Menikmati Sedapnya Mie Aceh di Semarang

Beberapa hari belakangan, musim hujan sudah mulai menyapa kota Semarang. Hujan deras  membuat suasana jadi lebih adem dan sejuk. Berhubung adem bawaannya saya jadi pengen ngunyah terus. Pilihan saya kali jatuh pada kuliner asal Aceh, yaitu mie Aceh. Berbekal informasi dari mbah Google, meluncurlah kami ke kawasan kampus Undip di Tembalang. 

standing bannernya

Beberapa kali salah masuk jalan dan bertanya ke orang-orang sekitar lokasi, akhirnya sampailah kami di kedai Mie Aceh yang dimaksud. Adalah kedai Mie Aceh Bang Wali. Kedai mie Aceh di Semarang yang paling kesohor seantero google. 

kedai Mie Aceh Bang Wali
Hujan deras yang mengiringi kami menuju kesana masih belum reda. Pengunjung kedai pun makin mengular. Kedai sederhana ini terletak di pinggir jalan. Namun demi melihat bejibun nya pengunjung, saya yakin kedai ini lebih dari sekedar oke punya.

Menu makanan
 
menu minuman


Tak perlu menunggu lama, segera kami memilih menu yang ingin kami nikmati. Pilihan saya jatuh pada mie Aceh tumis jamur. Sedangkan kakangmas lebih memilih mie Aceh kepiting. Untuk minum, saya memilih timun serut tanpa es, air mineral dan teh tarik. Okei, lets see..

yummy.....

Mie nya enaaakkk. Sesuai dengan ekspektasi saya. Mie nya terdiri dari mie tebal, bukan mie keriting kayak biasa. Mungkin memang mie yang khusus dibuat sendiri. Ada potongan kol, kecambah dan potongan halus daun seledri yang disiram kuah kental yang merah. Mie jamur saya ditambah dengan potongan jamur tiram sedangkan mie kepiting pesanan kakangmas ditambah dengan tiga ekor kepiting ukuran sedang. Bumbunya rempahnya sendiri terasa kuat dan melimpah. Tidak heran, konon bumbu rempah ini terdiri dari 24 macam rempah yang diolah sedemikian hingga mengeluarkan rasa yang istimewa. 

kondimennya
Penyajiannya ditemani dengan acar bawang merah, mentimun dan emping mlinjo. Saya paling suka dengan acar bawang merahnya. Benar-benar segar dan cocok sekali menemani mie Aceh yang berlemak dan berbumbu kuat. 

Untuk teh tariknya lumayan enak, tidak eneg. Yang membuat saya cukup kaget adalah timun serutnya yang manis banget. Salah saya juga sih, harusnya mesen tanpa gula ya. Untungnya ada air mineral yang bisa menetralisir manisnya. 

Overall, mie Aceh bang Wali ini enak dan layak untuk dicoba. 
Lokasinya ada di depan Kantor Pos Banjarsari Tembalang. Kalau dari patung Pangeran Diponegoro, lurus aja sampai ketemu lampu merah. Belok kanan, lurus aja sampai ketemu jembatan lalu belok kiri.  Kedai Mie Aceh bang Wali ada di kiri jalan.

Selamat mencoba ya..!        

No comments:

Post a Comment