Thursday, 26 November 2015

Menikmati Sedapnya Mie Aceh di Semarang

Beberapa hari belakangan, musim hujan sudah mulai menyapa kota Semarang. Hujan deras  membuat suasana jadi lebih adem dan sejuk. Berhubung adem bawaannya saya jadi pengen ngunyah terus. Pilihan saya kali jatuh pada kuliner asal Aceh, yaitu mie Aceh. Berbekal informasi dari mbah Google, meluncurlah kami ke kawasan kampus Undip di Tembalang. 

standing bannernya

Thursday, 8 October 2015

Menikmati Pesisir Semarang di Masa Depan



Banjir di Semarang
 
Semarang kaline banjir
Jo sumelang rak dipikir 
Jangkrik upo sobo ning tonggo
Melumpat ning tengah jogan...



Siapa yang tidak kenal dengan penggalan lagu diatas. Alunan musik khas campursari begitu kental terasa. Iya, penggalan lagu “Jangkrik Genggong” yang didendangkan secara legendaris oleh Waljinah ini begitu terkenal di kalangan masyarakat Jawa. Pun dengan saya. Sebagai anak yang lahir dan besar di tanah Jawa, lagu ini tentu saja begitu akrab di telinga sejak kecil. Semarang ki yo mesti banjir kaline, Semarang identik dengan banjir. Begitulah imajinasi masa kecil saya tentang Semarang.

Sunday, 4 October 2015

Berkunjung ke Pabrik Gula, Pesiar ke Masa Lalu

Lokomotif  di depan PG
Saya bersorak riang begitu tau kalo saya masuk tim Kebon. Tim yang bertugas mengaudit BUMN perkebunan. Saat itu saya sudah nyaris memfosil karena kelamaan nugas di hotel ***** yang ada di seberangnya Rawon Setan. Begitu dapet tawaran nugas ke kebon, tanpa pikir panjang saya langsung bilang: IYA!
Lumayan banget yah, bisa halan-halan herates ke luar kota selama 2 minggu. Saya sih sudah super eneg sama Surabaya. Butuh menghirup udara segar. Butuh ngeliat gunung dan pantai. Butuh nyeburin kaki di air bareng sama ikan-ikan. Butuh nyemplung laut. Butuh mainan pasir. Mbaknya butuh liburan? Bangeeeettt..!

Thursday, 24 September 2015

Pelajaran Idul Adha: Setiap Kita adalah 'Ibrahim'

 
Setiap kita adalah 'IBRAHIM' dan
setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'

Ismail- mu mungkin 'HARTAMU'
Ismail- mu mungkin 'JABATANMU'
Ismail- mu mungkin 'GELARMU'
Ismail- mu mungkin 'EGOMU'
Ismail- mu mungkin adalah sesuatu yang paling engkau 'SAYANGI' dan engkau 'PERTAHANKAN' di dunia ini...

Ibrahim tidak diperintah Allah untuk membunuh Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa 'KEPEMILIKAN' terhadap Ismail, karena pada hakikatnya semua adalah milik Allah.

Semoga Allah menganugerahkan keshalihan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail kepada kita semua.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1436H.
Semoga puasa Arafah, qurban kita adan amalan kita lainnya diterima oleh Allah.
Robbana Taqobbal Minna.

Wednesday, 23 September 2015

Berburu Batik di Kampung Batik Semarangan



Lawang sewu, maskot nya Semarang


Saya jadi tour guide!
Belum genap 2 minggu saya pindah ke Semarang, saya sudah dikasih tugas dari kakangmas tercinta untuk menemani keluarga dari Surabaya yang sedang jalan-jalan ke Semarang. Saya excited banget tentu saja. Sebagai orang yang demen keliling-keliling saya langsung browsing nyari tempat asik yang cocok buat kami jalan. Wisata kuliner, wisata budaya dan tentu saja cari oleh-oleh. 

Thursday, 17 September 2015

Market Exploring: Pasar Simongan

Jam masih menunjukkan pukul 06.30 pagi, namun geliat kehidupan sudah begitu terasa kuat disini. Perputaran uang di tempat ini mungkin tidak sebanyak di pasar-pasar yang lain. Namun, bagi sebagian orang, tempat ini adalah tempat mereka mengais rezeki untuk menyambung hidup hari demi hari.

Menunggu pembeli
Namanya Pasar Simongan, namun lebih terkenal dengan sebutan sebagai Pasar Beka. Salah satu dari sedikit pasar tradisional di kota Semarang yang belum tersentuh relokasi. Pasar ini kecil saja, tapi jangan salah. Hampir semua kebutuhan rumah tangga ada disini.

Ada penjual sayur. 
 
Jasa memarutkan kelapa

Sunday, 13 September 2015

Monggo Tindak Trenggalek: Trenggalek, Kota-Berteman-Hati ku yang Tercinta


 
alun-alun Trenggalek 




Pro sederek monggo tindak Trenggalek
Kutho cilik pabrike tempe kripik
Alen-alen wis ana wiwit biyen
Uga jajan warna-warna camilan...

Ah, begitu banyak kenangan tentang kota ini. Betapa tidak,  lahir dan menghabiskan masa kecil hingga dewasa di kota ini adalah takdir indah yang sudah Tuhan beri. Setiap sudutnya punya catatan cerita tersendiri. Begitu emosional dan sentimentil.
Tempe kripik dan alen-alen. Salah satu jenis makanan khasnya. Lidah dijamin bergoyang karena rasanya yang tidak mudah dilupa. Rasa daun jeruk yang kuat dalam setiap gigitan tempe kripik dan renyahnya alen-alen berwarna kuning terang. Tenang, pewarnanya dari bahan alami, tanpa pengawet tentu saja.

Friday, 4 September 2015

Gua Kreo, Pesona Tersembunyi di Kota Semarang


“Ndul, gw lagi di Semarang nih. Ke Gua Kreo yuk, pan deket rumah lu.
Mumpung gw cuti nih..”


Bbm dari salah satu anggota geng rempong, Tria. Sayang sekali bbm itu saya terima ketika saya sudah duduk manis di gerbong kereta. Mau mudik ke Surabaya. Duh, sayang bangeeeettt... :(

Sebenarnya Gua Kreo bukanlah obyek wisata yang asing buat saya. Sejak pertama kali pindahan ke kota Semarang, baliho tentang gua ini termasuk baliho yang mencuri perhatian saya. Bagaimana tidak, baliho ini bertengger dengan besarnya di pertigaan lampu merah Klenteng Sam Poo Kong. Dan berhubung akses jalan saya banyakan lewat jalan itu, otomatis saya jadi liat terus baliho dan gambar monyet yang jadi ikon gua Kreo.

Monday, 17 August 2015

Trip to Madakaripura - dibuang sayang

"Ya Allah... foto ini bisa selamat dari kepensiunannya si kiko. Terharuuuuuu...T_T"

Madakaripura namanya.
Jika dibandingkan dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, obyek wisata yang satu ini kalah jauh gaungnya. Padahal mereka ada di satu lokasi yang berdekatan. Jadi kalau teman-teman berniat plesir ke Bromo dari rute Probolinggo ada baiknya memasukkan destinasi ini sekalian ke itinarary, sekalian gitu.

Saya and the gank awalnya berencana main kesini di hari yang sama setelah menjajaki seputaran Bromo. Namun kenyataan tak seindah rencananya. Akibat begadang dua orang mabok kecapekan. Bukan pilihan yang bijak untuk melanjutkan petualangan ke Madakaripura. Kecewa sih, tapi safety first. Jalan-jalan kan buat senang-senang, apa gunanya kalau akhirnya justru tepar yang didapat. Betul?

Tak butuh waktu lama untuk kami bersabar. Beberapa minggu kemudian kami kembali. Justru dengan anggota rombongan yang jauh lebih banyak dan tentu saja, lebih rempong. hehe
Perjalanan kami dari Surabaya sebenarnya cukup lancar, namun karena pada saat itu musim hujan, kami lumayan was-was. Khawatir lokasi wisatanya tidak dibuka untuk umum. Lumayan riskan sih, berwisata ke alam kalau pas musim penghujan.    

Saturday, 15 August 2015

I'm Back!



 Assalamualaikum....
Ada yang kangen nggak ya sama saya? Hehehe. Akhirnya setelah hampir setahun ini blog diupdate juga. Udah bukan kayak sarang laba-laba aja nih ya yang berserakan disini saking banyaknya, tapi sarang dinosaurus! Xixixi.
Sebenarnya ada banyak buanget sih yang pengen diceritain. Status yang berubah dari single jadi double, jetlagnya career woman jadi fulltime wife, sampe susah move on nya saya dari Surabaya pindah ke Semarang. Namun apalah daya, sarana dan prasarana tidak mendukung. Si kiko, iya si kiko akhirnya minta pensiun juga. Udah emang waktunya sih secara dia udah udzur. Sejak 2008 aja gitu. Umur ekonomis udah minus saking lamanya, hehe.
Dan alhamdulillah akhirnya Allah menitipkan shiro ke kami. Si kakangmas sempet protes lho terkait penamaan ini, gara-gara shiro nama anjingnya shinchan. Beliau khawatir saya bermetamorfosis jadi shinchan. Wanita beralis tebal ala shinchan -_-
Sekian aja deh ya cuap-cuapan di postingan pertama ini. Semoga saya menjadi lebih rajin ya buat ngepost di blog. Kan waktunya lebih luang, harusnyaaaa...:p
Finally, selamat hari kemerdekaan RI Ke 70 yes! Semoga rupiah ga ikut peringatan 17an yak, tembus 17.845. daging sapi dan daging ayam sudah semakin mahal nih. Harga elpiji di warung sebelah aja udah naik jadi 19.000 *yaelah, curhatan ala emak2 buangeeetttt. Wkwkwkwkwk:D