Tuesday, 7 October 2014

Escape to Situbondo: The Pasir Putih

Sunset sudah, saatnya kita berburu sunrise!!!

Minggu pagi, saya semangat banget bangun sebelum subuh. Begitu adzan subuh berkumandang, sesegera mungkin kami sholat subuh dan berbenah buat maen ke...
PANTAI PASIR PUTIH!

Pantai Pasir Putih terletak di pinggiran kabupaten sebelum memasuki kota Situbondo. Jadi kami harus naik angkutan dulu ke arah Lumajang. Dan tidak seperti sebelumnya kami naik becak, kali ini kami sepakat untuk jalan kaki sampai ke tempat pemberhentian angkutan. Saya dan Galih langsung berlari begitu mendengar teriakan Mega yang sudah dapet bis antar kota yang kami maksud. Kami berdua keasyikan foto2 sih di sepanjang jalan. hihihi:p
Bis yang kami naiki masih benar2 kosong melompong. Cuma kami bertiga penumpangnya. Berasa yang punya bis gitu yah. Pas di bis ditanyain sama kondekturnya, mau kemana. Kami jawab mau ke pasir putih, berburu sunrise. Udah komplit gini bawaannya. Siap tempur bangetlah pokoknya. Eh, pak kondekturnya nyeletuk kalo disana nggak ada sunrise. Ah yang bener, Pak?
Muka bapaknya nggak serius gitu. Kami sih santai aja. Yakinlah itu cuma digodain. 

Tapi ternyata, pas kita turun dari bis dan masuk kawasan pantai, perasaan mulai nggak enak. Jam sudah menunjukkan pukul 5 lewat. Kenapa matahari nggak muncul2 yah? Telat bangunkah? Semalem begadang sampai pagi kah? #MulaiNgelantur
Dan ternyata pemirsah, bapak kondektur nggak becanda dong! Di pantai Pasir Putih memang nggak ada sunrise!
Jadi pantainya menghadap ke sisi barat, yang mana sisi sebaliknya adalah bukit. Sunrise nya indah, tapi sayangnya dibalik bukit. Pastilah nggak kelihatan dari pantai tempat kami berada. Pengen nangis sekaligus ketawa deh. Tapi kan salah kami sendiri kan ya. Harusnya kan brosing2 dulu, cari info dulu. Asli, berasa kami adalah turis kece paling bego sedunia. Malu sama alat tempur yang sudah siap. Tau gitu kan harusnya sekarang kami masih guling2 dikasur selimutan. KZL!

Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Mari kita siapkan kacang, kedelei, cakwe, bawang goreng, seledri, dan krupuknya. Oiya ayam suwirnya juga. Supaya tetep bisa enak dimakan. Ya kan?!
Sudah terlanjur sampe sini, kita lanjutin aja hunting fotonya. Pantai Pasir Putih tetap indah kok, meski tanpa sunrise.